INKUBATOR_1

Secara sederhana, inkubator dapat dikerjakan dengan mengikuti diagram block pada gambar disebelah kiri, LM35 digunakan sebagai sensor suhu/temperatur. Display menggunakan LCD 2x16 standard. Tombol setting adalah tombol push on. Relay untuk heater digunakan optocoupler triac. dan heater adalah lampu pijar 220v 60w.

LM35 mempunyai karakteristik 10 mV/derajat Celcius. Jika temperatur yang ingin dicapai adalah 38 derajat maka tegangan yang dibaca pada input ADC adalah 380 mV. 

ADC pada ATMega8535 adalah ADC 10 bit, dan jika Vref yang digunakan adalah Vcc. maka nilai yang dibaca oleh ADC adalah 78.

Untuk itu diperlukan sedikit perubahan program untuk kalibrasi nilai tersebut, misalnya dibagi dengan dua untuk mendapatkan kira-kira nilai 38 sesuai dengan yang diharapkan.

Untuk keperluan sederhana, nilai tersebut sudah dapat digunakan, misalnya untuk keperluan penetas telur ayam kampung.

 

flowchart program adalah seperti pada gambar sebelah kanan

Tetapi dalam penyelesaian program, kita akan mengerjakannya secara bertahap, pertama sekali program yang dikerjakan adalah menguji sensor LM35 sebagai sensor suhu dan relay untuk menghidupkan dan mematikan heater.

Pada program ini temperatur di set dengan nilai 38 derajat pada program, heater akan mati jika temperatur lebih dari temperatur setting, dan akan kembali hidup jika temperatur kurang dari temperatur setting, dengan demikian maka temperatur akan dipertahankan sekitar 30 derajat celcius.

Bagian program yang dikerjakan oleh program generator tidak ditampilkan untuk lebih mudahnya program dibaca.

 

#include <mega8535.h>
#include <stdio.h>
#include <delay.h>
// Alphanumeric LCD functions
#include <alcd.h>
void main(void)
{
// Declare your local variables here
unsigned char buf[33];
unsigned int suhu;
lcd_gotoxy(0,0);
lcd_putsf("Inkubator");
while (1)
      {
      // Place your code here   
         suhu = read_adc(0) / 2;
             lcd_gotoxy(0,1);
        sprintf(buf,"T: u  C",suhu);
        lcd_puts(buf);      
             
             if (suhu > 38)
             {              
                 PORTD.7 = 0;
                 PORTC.2 = 0;    // heater off
             }  
             if (suhu < 38)
             {              
                 PORTD.7 = 1;
                 PORTC.2 = 1;    // heater on
             }  
             
            delay_ms(100);
      }
}

Selanjutnya program akan dilengkapi dengan kemampuan membaca tombol seting untuk mengatur temperatur pada inkubator.

Foto disebelah kiri adalah modul untuk keperluan display LCD 2x16 dan beberapa tombol untuk keperluan setting temperatur atau untuk keperluan lain beserta buzzer dan indikator LED. LCD disambungkan ke PORTB pada mikrokontroller ATMega8535 dan tombol serta buzzer dan LED dihubungkan ke PORTD, kerena setting akan menggunakan fasiltas INTERRUPT yang tersedia pada mikrokontroller.

 

Rangkaian untuk heater yang sederhana adalah seperti pada gambar disebelah kanan. Optcoupler tersebut bekerja sebagai SSR (Solid State Relay) dan mampu dialiri arus sampai 1.2 Amp pada tegangan 220 volt, nilai tersebut sama dengan beban sekitar 250 watts, dan nilai tersebut sudah cukup besar untuk keperluan inkubator sederhana.

Untuk menjamin kerja SSR diperlukan tambahan rangkaian 'snubber' pada bagian beban, rangkaian tersebut bertujuan untuk membuang 'noise dan 'spike' pada saat beban bekerja 'on/off'. Rangkaian snubber' sederhana cukup dengan rangkaian seri R dan C.

 


Komponen yang ditambahkan dari rangkaian dasar diatas adalah rangkaian RC sebagai snubber pada bagian output, dan rangkaian untuk lampu led sebagai indikator. Jika input diberi logikan 0 (low) maka transistro PNP akan On dan selanjutnya menghidupkan transistor NPN didepannya, sehingga arus mengalir melalui Resistor dan ke LED didalam optocoupler AQH-2223. Selain daripada itu lampu LED akan menyala pada kolektor transistor NPN sebagai indikator bahwa rangkaian SSR sedang bekerja.

Beban maksimum yang dapat dibebankan kepada rangkaian tersebut maksimum 300 watt. Jenis transistor yang digunakan tidak kritis, transistor kecil dari jenis apa saja dapat digunakan.