WIRELESS ENERGY_2

Lampu LED jenis HPL sampai putus, akibat kuatnya induksi dari gulungan primer.

Wireless enegy yang kedua ini memiliki daya jangkau yang lebih jauh dibanding dengan wireless energy yang pertama, 


Pada tahap 1 komponen yang dirangkai hanya sebatas transistor dan induktor, untuk pengujian pada tahap osilator. Untuk keperluan Vcc diambil dari regulator tegangan 5 Volt LM7805

Atmega8 bekerja sebagai osilator, dan nilai frekwensi dapat dengan mudah di atur melalui program. Dalam hal ini digunakan frekwensi 20 kHz. Nilai frekwensi dalam pekerjaan ini tidak begitu kritis, sebenarnya berapa saja pun bisa, hanya saja pemakaian arus batere ternyata pada frekwensi 20 Khz paling kecil dan jarak jangkau juga paling jauh.


 

 

Tahap berikutnya dirangkai sampai dengan power MOSFET dan diperiksa dengan baik titik-titik sambung dan uji sinyal pada bagian Gate_nya.



Setelah pengujian sinyal sesuai dengan yang diharapkan barulah beban utama berupa kumparan induksi dipasang pada tempatnya. Bagian yang akan dialiri arus yang besar, sebaiknya ditebalkan dengan timah akan jalur PCB tidak terbakar pada saat dialiri arus besar.

 

Rangkaian penerima hanya terdiri dari tiga komponen seperti pada skema diatas, dan selanjutnya rangkaian siap untuk uji coba, dan hasilnya bisa dilihat di video terlampir berikut ini